Search
Archives

Justin Bieber Tiba di Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com – Penyanyi “Never Say Never” Justin Bieber telah tiba di Indonesia, Jumat (22/4/2011). Justin Bieber mendarat di Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta Tangerang pukul 14.55 siang tadi.

Setelah tiba, Bieber langsung masuk ke mobil tanpa memberikan keterangan pers menuju ke hotel. Bieber dan rombongannya dijaga ketat pengawal keamanan.

Sebelum ke Jakarta, Bieber baru saja melakukan konser “My World Tour”-nya di Malaysia. Dalam twitternya @justinbieber, dia mengaku takjub dengan konsernya itu walau dilakukan saat hujan.

Menurut keterangan penyelenggara, penyanyi asal Kanada itu berangkat dari Bandara Kuala Lumpur International Airport, Sepang, dengan menggunakan pesawat Malaysia Air System (MAS). Bieber akan melakukan konser pertamanya di Indonesia di Sentul International Convention Center (SICC).

http://entertainment.kompas.com/read/2011/04/22/15592648/Justin.Bieber.Tiba.di.Jakarta

Linkin Park Sihir Gelora Bung Karno

LP in GBK

TEMPO Interaktif, Jakarta – Band asal Agoura Hills, California, Amerika Serikat, Linkin Park, sukses menghibur sekitar 20.000 penonton yang memadati Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Rabu, 21 September 2011. Dengan pembukaan Papercut, Linkin disambut histeria penonton.

Lima lagu dinyanyikan tanpa jeda, seperti New Divide, dan Faint mereka persembahkan kepada penonton yang rela menunggu mereka dari sore hari. “Terima kasih banyak, terima kasih telah bergabung dengan kami,” tutur sang vokalis, Chester Bennington.

Mereka pun tak hanya sekadar memainkan alat musik sesuai dengan kapasitasnya. Beberapa kali Chester dan Brad Delson, sang gitaris, bermain perkusi. Joe Hahn pun sempat meninggalkan meja DJ-nya untuk mengambil gambar menggunakan handycam miliknya.

Permainan lighting dan tata panggung yang sederhana namun apik dan hadirnya layar besar menampilkan efek visual. Lagu Wisdom, Justice And Love yang merupakan penggalan dari pidato Martin Luther King Jr juga dibawakan di tengah penampilan mereka.

Linkin Park yang melakukan promo tur album barunya pun menyanyikan lagu barunya seperti Iridescent yang menjadi soundtrack Transformer 3. Penonton pun bertepuk tangan meriah dan bernyanyi bersama.

Sembilan belas lagu dinyanyikan secara cepat oleh Linkin Park, dengan waktu satu setengah jam. Hal tersebut dikarenakan mereka harus segera pergi ke negara berikutnya. “Mereka tidak stay. Selesai manggung pergi lagi ke Bangkok untuk manggung di sana,” ujar Marketing Communication Big Daddy, Arief Ramadhoni, saat dihubungi Tempo, Selasa kemarin.

Lagu-lagu Numb, Breaking The Habit, Crawling, One Step Closer, The Catalyst, In The End, What I’ve Done, membuat band yang digawangi Chester Bennington (vokal), Rob Bourdon (drum), Brad Delson (gitar), Dave Farell (bass), Joe Hahn (keyboard), dan Mike Shinoda (gitar) seperti memiliki ribuan backing vokal.

Penampilan mereka pun ditutup dengan lagu Bleed it Out yang di-medley dengan reff dari lagu A Place For My Head. Permainan drummer Rob Bourdon pun dipertontonkan di sini, yang disambut dengan lengkingan suara Chester.

Setelah berakhirnya konser tersebut, tidak lupa mereka menyapa penggemarnya dengan memberikan pic dan alat penabuh drum miliki mereka, serta memberikan tepuk tangan untuk penonton.

SYIFA JUNITA

http://www.tempointeraktif.com/hg/musik/2011/09/22/brk,20110922-357571,id.html

PROGRAM SEA FARMING SEBAGAI MODEL PENGELOLAAN KOLABORATIF SUMBERDAYA PULAU-PULAU KECIL (Studi Kasus Perairan Gosong Semak Daun, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu)

ABSTRAK

Seafarming merupakan kegiatan budidaya perikanan laut yang bertujuan untuk meningkatkan stok sumberdaya ikan (fish resources enhancement) bagi keberlanjutan perikanan tangkap dan aktivitas berbasis kelautan lainnya seperti ekowisata bahari. Pengelolaan yang diterapkan berupa sea farming di kawasan Perairan Gosong Semak Daun. Dalam pengupayaan kelangsungan sea farming di wilayah tersebut perlu dilakukan pendampingan dan evaluasi kepada beberapa kelompok sea farming yang belum mandiri. Pelaksanaan program ini bertujuan untuk melakukan pendampingan kelompok-kelompok sea farming di wilayah Perairan Gosong Semak Daun Kepulauan Seribu melalui model pengelolaan kolaboratif agar tercipta kemandirian sosial-ekonomi masyarakat. Program ini dilaksanakan pada bulan Februari hingga April 2010, bertempat di Pulau Pramuka dan Pulau Panggang serta Perairan Gosong Semak Daun dan Karang Congkak, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Program dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tahap pendahuluan dan tahap utama. Tahap pendahuluan dilaksanakan pada tanggal 11 dan 12 Februari 2010 dan tahap utama dilaksanakan pada 13-14 Maret 2010 serta 3-4 April 2010. Pemahaman peserta terhadap sosial-ekonomi perikanan dan kelanjutan baik, dibuktikan dengan presentase peningkatan pemahaman sebesar 72%. Selain itu, untuk pemahaman terhadap kelestarian ekosistem perairan dikatakan baik, dibuktikan dengan peningkatan pemahaman sebesar 84%.

 

sumber:http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/44557

Hello world!

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!

Categories
Links: